panas
terik ini tak memecahkan kepalaku,
maka
isi niat dalam otakku untuk bisa bertemu dirinya, tak terganggu
menyusuri
jalan ramai, sangat ramai,
tapi
hati ini sepi, sepi sekali, karena tak ada balasan dari pertanyaan yang ku
ungkapkan.
menangis
terseguk, mengingat perbuatan yang telah aku lakukan ,
perbuatan
yang ternyata membuat dia sangat marah kepadaku.
arghh,
aku bingung. sangat bingung.




