panas
terik ini tak memecahkan kepalaku,
maka
isi niat dalam otakku untuk bisa bertemu dirinya, tak terganggu
menyusuri
jalan ramai, sangat ramai,
tapi
hati ini sepi, sepi sekali, karena tak ada balasan dari pertanyaan yang ku
ungkapkan.
menangis
terseguk, mengingat perbuatan yang telah aku lakukan ,
perbuatan
yang ternyata membuat dia sangat marah kepadaku.
arghh,
aku bingung. sangat bingung.
dia itu
siapa? kenapa dia datang disaat aku tak menginginkannya?memang aku pernah
berdoa, aku ingin dua menit bersama dia,
dan
akhirnya ALLAH mengabulkan permohonanku.
dia
datang memberikan pelangi kepada ku, walau hanya semalaman, hingga pagi
menjelang, sampai siang berakhir.
dan
pelangi itu menghilang, ketika aku mengungkapkan suatu kejujuran.kejujuran yang
ternyata membuat dirinya akhirnya menjauh lagi kepadaku,
entah
apa dia benar-benar menjauh lagi, atau dia hanya menghindar sementara, seperti
yang telah dia katakan
rasa
sayang yang dia rasakan selama ini, sampai detik ini, membuat ku benar benar
tak bisa kupercaya.
rasa
cemburu yang dia rasakan, apa itu menunjukkan kesungguhan dia?
aku
benar benar tak mengerti skenario ini YA ALLAH.
kemarin
dia bilang yakin akan bisa bersatu denganku, hari ini dia pergi lagi dariku.
YA
ALLAH, aku tak yakin bisa bersama dia, dia telah ada yang memiliki. aku takut
dengan semuanya, semua yang bersuara didunia ini.
YA
ALLAH, kalau kemarin aku memohon kepadaMU untuk bisa bertemu dengan
dirinya, sekarang aku mohon kepadaMU, untuk menjauhkan dirinya dariku.
aku
tak mau menggangu kehidupan dia, seseorang yang berada disamping dia
selama ini.
seseorang
yang berhatikan seperti bidadari, sungguh aku tak sanggup melukainya.
maapkan
aku YA ALLAH.
aku
janji tak akan mengulanginya.
karena
kini pun , aku telah mempunyai seseorang yang aku percaya bisa membahagiakan
diriku, menyayangiku, mencintaiku, tanpa harus membagi hatinya dengan yang
lain,
aku
sangat sayang dia YA ALLAH.
walaupun
dia belum benarbenar menjadi milikku,
aku
memohon kepadamu YA ALLAH. aku ingin memiliki dirinya, semoga dia menjadi
yang terakhir dalam hidupku.aku mencintai dirinya..
maapkan
aku kekasihku, tapi kini, yakinlah,, aku hanya mencintai dirimu.




0 komentar:
Posting Komentar